Marketing funnels merupakan cara yang paling mudah untuk menampilkan perjalanan pelanggan melalui proses penjualan yang Anda tawarkan. Proses perjalanan pelanggan tersebut dapat terjadi karena para konsumen sangat menyadari bahwa mereka memerlukan produk Anda dan pada akhirnya melakukan pembelian. Marketing funnel dapat menggambarkan setiap penjualan dimulai melalui banyaknya calon pelanggan dan akhirnya lebih sedikit orang yang benar-benar melakukan pembelian.

Proses ini intinya adalah perjalanan mulai dari cara pemilik produk mengundang para pengunjung kemudian mendapatkan kontak mereka, mengganti kontak tersebut sebagai prospek bisnis, dan akhirnya meyakinkan calon konsumen untuk melakukan transaksi. Marketing funnel menjadi kunci untuk mengukur, mengelola, dan memprediksikan, termasuk memperbaiki proses penjualan sehingga akhirnya mampu menutup transaksi lebih banyak dengan customer.

Marketing funnel merupakan langkah tepat bagi Anda yang memiliki produk atau layanan potensial tetapi kesulitan untuk memasarkan produk tersebut. Untuk itu, dalam ulasan kali ini akan dibahas bagaimana cara mengatur marketing funnel untuk meningkatkan angka penjualan. Bagi para pemula, menjalankan marketing funnel tentu seolah menjadi hal yang sulit dan mungkin bahkan belum memiliki bayangan sama sekali untuk melakukannya. Untuk itu, pembahasan ini akan membuatnya lebih sederhana dan mudah dipahami. Penasaran? Berikut ini adalah info Marketing Funnels untuk Pemula : Panduan Lengkap untuk membangun marketing funnels Anda

Kesadaran Terhadap Produk

Langkah pertama pada marketing funnel adalah kesadaran. Ini adalah kondisi di mana masyarakat belum memiliki kesadaran terhadap produk yang ditawarkan. Hal ini biasanya ditandai dengan kondisi berikut:

  • Mereka sudah melihat salah satu iklan atau penawaran Anda di media
  • Mereka sudah mendengarkan podcast mengenai produk Anda
  • Mereka sudah melihat salah satu iklan Facebook Anda
  • Mereka mencari sesuatu di Google dan menemukan web Anda
  • Mereka menghadiri pertemuan dan salah satu pembicara pertemuan tersebut menyebutkan produk Anda
  • Mereka melihat salah satu video Anda di Youtube.

Dengan hal tersebut, mereka sudah menyadari keberadaan Anda. Tetapi masalahnya, jika masalah yang dihadapi oleh konsumen cukup kuat, beberapa di antaranya dapat segera menjadi konsumen Anda. Sementara itu sisanya mungkin tidak. Tetapi hal ini tidak masalah karena mereka sekarang sudah cukup familiar dengan Anda.

Mereka sudah memiliki memori bahwa brand yang Anda tawarkan memiliki hubungan untuk menyelesaikan masalah Anda. Di sinilah corong pemasaran menjalankan perannya. Pekerjaan Anda adalah untuk membahas masalah calon konsumen tersebut secara lebih mendalam, meningkatkan kesadaran terhadap masalah tersebut, mempengaruhi mereka bahwa masalah tersebut harus segera diatasi, dan menyarankan mereka bagaimana cara mengatasi masalahnya. Kemudian Anda dapat menghubungkan masalah tersebut dengan produk Anda

Dalam prosesnya, Anda perlu mengijinkan sebanyak mungkin orang untuk mengenal Anda. Untuk melakukannya, Anda dapat memanfaatkan media yang mampu menjangkau masyarakat luas atau hadir di jaringan yang diakses oleh konsumen. Berikut ini adalah beberapa jaringan yang dapat dimanfaatkan

  • Google

Google menjadi tempat pertama ketika orang – orang ingin mencari semua informasi. Ketika Anda ingin tahu sesuatu, pasti Google menjadi situs pertama yang akan langsung dituju. Hal yang sama juga berlaku untuk customer Anda. Jika mereka memiliki masalah, mereka akan segera mencarinya di Google untuk mendapatkan jawaban

Agar konsumen menemukan situs Anda, Anda dapat melakukan riset keyword untuk menemukan topik – topik relevan yang biasanya dicari oleh konsumen Anda. Dalam rangka menjangkau target yang lebih luas, pilihlah topik yang lebih umum. Pahami metric SEO untuk memastikan setiap artikel yang ditulis memiliki potensi lalu lintas. Kemudian ikuti formula copywriting untuk memastikan setiap post memiliki posisi yang strategis di mesin pencari.

  • Youtube

Proses di Youtube hampir sama dengan Google. Anda juga dapat melakukan riset keyword untuk menentukan konten apa yang harus dibuat kemudian menciptakan video berkualitas dan menarik agar dapat memperoleh banyak penonton di Youtube. Video yang difokuskan pada keyword dapat memiliki jumlah penonton lebih dari 40 ribu.

  • Komunitas Online

Bergabunglah dengan komunitas online. Ini adalah tempat di mana orang – orang mendiskusikan suatu topik dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi dari para anggota di komunitas tersebut. Memang, Google merupakan situs utama ketika orang ingin mencari jawaban pertanyaan

Tetapi komunitas online adalah tempat di mana orang – orang bertanya dan mencari jawaban yang lebih spesifik. Komunitas online seperti grup Facebook merupakan tempat di mana orang – orang dengan ketertarikan sama saling berinteraksi. Di komunitas inilah mereka mendiskusikan topik – topik yang relevan, bertanya, sharing, dan juga menjalin pertemanan. Oleh sebab itu, komunitas online menjadi tempat yang bagus untuk menemukan target audiens Anda. Beberapa situs mendapatkan jutaan pengunjung setiap bulannya yang beberapa di antaranya mungkin dapat mengakses situs Anda

Jika Anda saat ini belum memiliki produk atau layanan yang potensial untuk membelinya, maka marketing funnel masih tetap sulit untuk dilakukan. Jadi Anda sebaiknya pertama – tama fokus dulu untuk menciptakan produk atau layanan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Minat

Tahap Marketing Funnels untuk Pemula : Panduan Lengkap selanjutnya adalah minat atau ketertarikan. Dalam tahap ini, calon konsumen potensial sudah memiliki ketertarikan terhadap produk Anda. Mereka sudah melihat konten – konten Anda dan ingin mencari informasi lebih lanjut. Calon konsumen dalam tahap ini biasanya mulai melakukan pencarian di Google dengan keyword yang lebih spesifik, mencari influencer untuk diikuti, dan mencari informasi lebih lanjut dari ahli. Untuk tahap ini, Anda dapat melakukan cara berikut:

  • Mencari topik yang potensial
  • Buat mereka mengikuti Anda

Pertimbangan

Dalam tahap ini, calon konsumen potensial sudah memahami masalahnya, memahami solusi, dan tahu bahwa Anda dapat memberikan solusi untuk masalahnya. Namun ada hal yang perlu dipahami bahwa walaupun mereka sudah tahu Anda menawarkan solusi, bukan berarti mereka akan memilih Anda. Jadi kesempatannya, berikan beberapa alternatif bagi calon konsumen untuk memilih. Selain itu, Anda wajib memastikan bahwa Anda memberikan solusi terbaik untuk mereka. Berikut ini adalah cara yang dapat dilakukan:

  • Bantu konsumen menemukan alasan untuk memilih produk Anda

Anda mungkin sudah memberi mereka tips mengenai cara menyelesaikan masalahnya atau memperlihatkan bagaimana cara menggunakan produk tersebut untuk mengatasi masalah mereka. Namun apakah produk yang Anda tawarkan merupakan satu-satunya yang mampu memberikan manfaat tersebut?

Jika jawabannya ya, maka ini cukup melegakan karena Anda memiliki produk unik untuk ditawarkan. Tetapi jika produk yang ditawarkan memiliki kompetitor yang cukup banyak, Anda dapat menjalankan riset SEO.

  • Mendominasi SERP Untuk Keyword Pengganti Seperti ‘Top, Terbaik, atau VS’

Coba bayangkan ketika Anda ingin membeli laptop baru. Tentu Anda akan membandingkannya dengan produk-produk sejenis dari berbagai merek maupun harga dan membaca review mengenai produk tersebut. Jika Anda sudah memiliki gambaran produk untuk dibandingkan, Anda mungkin akan mencari informasi di Google dengan kata kunci laptop brand A vs laptop brand B.

Tetapi jika Anda belum memiliki gambaran produk untuk dibeli, Anda mungkin akan mencari informasi dengan kata kunci ‘laptop terbaik 2020’ dan mencari rekomendasi tersebut. Oleh sebab itu, Anda perlu mendominasi SERP untuk pencarian dengan kata seperti ‘top, best, vs, dan terbaik’

  • Merancang Sesuatu Secara Bertahap Untuk Mendorong Konsumen Memilih Anda

Calon konsumen tersebut telah mengikuti Anda. Namun mereka belum pernah membelinya. Anda dapat melakukan upaya-upaya untuk mendorong mereka melakukan pembelian. Salah satu contoh yang dapat dilakukan adalah memberikan pemasaran melalui email. Email tersebut merupakan seri yang memberikan informasi mengapa produk yang ditawarkan berbeda dan mengapa perlu membelinya.

Cara terbaik untuk membuat penawaran ini dapat dibuat seperti cerita berupa narasi. Pastikan setiap email yang diberikan memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain. Jika Anda masih bingung, berikut ini adalah beberapa ide yang dapat digunakan untuk membuat email penawaran yang saling berkaitan

  • Perkenalkan ide baru atau konsep baru. Contohnya adalah ketika mereka perlu tas khusus untuk membawa alat make up atau semacamnya
  • Berikan informasi yang berkaitan dengan produk yang ditawarkan misalnya tentang fungsi tas make up
  • Beri informasi mengenai produk atau memperkenalkan produk tas khusus untuk make up
  • Sampaikan keunggulan dari produk tersebut
  • Ceritakan informasi lebih banyak
  • Jawaban mengenai pertanyaan umum mengenai produk
  • Bandingkan produk yang ditawarkan dengan produk kompetitor

Selain email, Anda juga dapat menggunakan cara lain. Jika produk Anda yang ditawarkan berupa layanan, coba berikan layanan konsultasi gratis. Untuk produk yang lebih kompleks, mintalah calon customer untuk bergabung dengan webinar. Cara lainnya adalah melalui blogging. Blogging untuk mengembangkan bisnis memungkinkan Anda mencari customer dan traffic.

Perubahan

Tahap selanjutnya dari marketing funnel adalah konversi atau perubahan. Dalam tahap ini, calon customer potensial sudah hampir yakin bahwa produk Anda merupakan solusi terbaik untuk menjawab kebutuhan mereka. Yang perlu dilakukan dalam tahap ini adalah memberikan dorongan akhir atau alasan yang kuat untuk membuat mereka memutuskan untuk membeli sekarang juga.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan pada tahap ini yaitu sebagai berikut:

  • Manfaatkan urgensi. Anda dapat mengingatkan mereka bahwa produk tersebut terbatas dan akan segera habis
  • Pastikan proses pembelian di toko online mudah dan memiliki akses yang cepat
  • Tawarkan diskon untuk lebih menarik perhatian calon pembeli

Jika pengalaman berbelanja menyenangkan, maka customer tersebut akan senang berbelanja. Tahap konversi ini juga merupakan hal yang bagus untuk memasukkan beberapa penawaran lain yang berkaitan dengan produk yang telah dibeli oleh customer.

Tips Sukses Menjalankan Marketing Funnel

Semua marketing funnel belum tentu 100% berhasil. Beberapa orang mungkin tidak tertarik dan mereka tidak akan membeli produk yang ditawarkan. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika hal ini terjadi. Tetapi yang perlu dipersoalkan adalah jika lebih banyak yang sampai di tahap penyadaran terhadap keberadaan produk dibandingkan minat terhadap produk tersebut. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan konsumen:

  • Menentukan kembali target pasar untuk produk
  • Menyediakan fitur Live Chat

Demikian beberapa hal mengenai Marketing Funnels untuk Pemula : Panduan Lengkap. Semoga cara di atas dapat membantu meningkatkan kesuksesan penjualan produk Anda.

Tambahan Informasi :

https://steemit.com/@arfadia

https://www.agencyspotter.com/arfadia

http://arfadia.strikingly.com/

Arfadia Jasa SEO Profesional menyediakan Jasa SEO Bulanan dan Jasa SEO Bali